//UNPAD Buka Program Studi di Pangandaran dan Garut

UNPAD Buka Program Studi di Pangandaran dan Garut

Universitas Padjadjaran membuka pendaftaran program Sarjana Terapan (Diploma IV) dan Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU). Program Sarjana Terapan Unpad telah dibuka sejak 2016. Tujuan pembukaan program Sarjana Terapan ini akan lebih diarahkan guna memenuhi kebutuhan tenaga profesional yang lebih aplikatif. Saat ini, peluang tenaga tersebut semakin besar dalam dunia kerja. Selain mengisi kebutuhan tenaga profesional, pembuka program Sarjana Terapan akan membuka kesempatan bagi lulusan untuk melanjutkan studi ke Program Pascasarjana Terapan. PSDKU yang telah dibuka berada di Pangandaran dan program studi Keperawatan di Kabupaten Garut pada tahun ini.

Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad mengatakan, tahun ini ada 6 prodi yang dibuka untuk program Sarjana Terapan, yaitu: Akuntansi Perpajakan (120 orang), Administrasi Pemerintahan (120 orang), Administrasi Publik (120 orang), Manajemen Produksi Media (120 orang), Bahasa dan Budaya Tiongkok (50 orang), dan Kebidanan (100 orang). Sementara untuk PSDKU di Pangandaran dibuka prodi Ilmu Komunikasi (30 orang), Administrasi Bisnis (30 orang), Peternakan (30 orang), Perikanan (30 orang), dan Keperawatan (30 orang). Untuk prodi Sarjana Keperawatan di Kabupaten Garut merupakan pengalihan pengelolaan Akademik Keperawatan Garut yang semula dikelola oleh Pemkab kepada Unpad. Hal ini terkait implementasi UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menyebut bahwa kewenangan pengelolaan pendidikan tinggi menjadi milik Pemerintah Pusat. Adapun untuk prodi Keperawatan di Garut, jumlah daya tampung yang dibuka sebesar 100 orang.

Rektor menjelaskan, secara akademis tidak ada seleksi lain yang dibebankan untuk program Sarjana Terapan dan PSDKU. Namun, khusus untuk prodi Kebidanan ada seleksi tambahan ketentuan memiliki fisik yang sehat dan batas tinggi badan, serta akan dilaksanakan wawancara khusus. Terkait besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), untuk PSDKU di Pangandaran, sebanyak 50% dari jumlah daya tampung dialokasikan khusus untuk siswa asal Pangandaran dengan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan Pemerintah Provinsi Jabar. Sementara 50% daya tampung lainnya dibuka untuk mahasiswa seluruh Indonesia dengan ketetapan besaran UKT tertinggi (on top).

 

 

Sumber: Arief Maulana (http://www.unpad.ac.id)

 

loading...
Share this :
loading...