//Persiapan Kuliah Luar Negeri

Persiapan Kuliah Luar Negeri

Sekarang ini kuliah di luar negeri bukanlah perkara yang sulit. Asalkan ada kemauan pasti nanti ‘kan tersedia jalannya. Banyak sekali mahasiswa atau calon mahasiswa yang kerap bertanya bagaimana cara kuliah luar negeri. Ada beberapa hal yang harus disiapkan bagi yang benar-benar minat untuk mencoba belajar di negeri orang. Menimbang karena pengalaman dan wawasan global yang didapatkan saat kuliah di luar negeri itu sangat penting dan bisa menjadi nilai plus dalam mencari lapangan kelak, persiapannya tentu tidak mudah. Setidaknya calon mahasiswa bersiap dalam berbagai hal di bawah ini.

 

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan:

Sebelum melakukan banyak hal pertama dan yang paling utama adalah memplanning program yang akan kita lakukan. Dalam tahap utama ini dibutuhkan syarat utama yakni kemandirian agar nanti kelak dapat hidup mengurus diri sendiri ketika berada di negeri orang.

Calon mahasiswa harus mulai mencari tahu mengenai program yang diinginkan secepat mungkin setelah ada minat untuk belajar di luar negeri — terutama jika anak Anda berniat melamar bantuan keuangan atau beasiswa untuk bisa belajar di luar negeri dan juga jika memerlukan visa untuk pergi ke negara tujuan.

Calon mahasiswa juga sebaiknya mulai melakukan riset. Ada banyak macam program belajar di luar negeri di seluruh dunia, dengan tingkat kesulitan dan durasi yang berbeda-beda pula.

Universitas memerlukan penyesuaian besar. Universitas di negara lain yang jauh dari rumah merupakan lompatan yang lebih besar lagi. Ada banyak mahasiswa yang belum dewasa dan mereka butuh untuk menyesuaikan diri.

Belajar di luar negeri sekarang ini sangat berbeda dari 20 tahun lalu — sekarang jauh lebih mudah untuk tetap berhubungan. Penggunaan teknologi merupakan sarana untuk efisiensi.

Mahasiswa harus mencoba dan beradaptasi serta berintegrasi dengan budaya setempat, jangan terus-terusan di komputer dan mengobrol dengan teman di kampung halaman.

 

Hal-Hal yang Harus Dipersiapkan:

Mengetahui negara yang menjadi tujuan adalah sebuah kewajiban dan bagian penting yang tidak boleh terlewatkan. Mencari segala hal yang bersangkutan dengan negara tersebut bila perlu bertandang ke kedutaan atau mengunjungi alumni yang berada di Indonesia. Pemahaman menyeluruh tentang negara tersebut membuat kita siap untuk belajar dengan lebih baik kelak.

Tujuan utama kita adalah belajar, jadi kita perlu menyiapkan materi kuliah yang akan kita dapatkan di sana kelak. Khususnya bagi siswa lulusan SMA yang pelajarannya masih bersifat umum. Ketika Kamu sudah memilih jurusan apa yang kamu masuki, sebaiknya Kamu mulai belajar di Indonesia. Diharapkan dengan persiapan awal sejak di tanah air, menjadikan awal tahun ajaran Kamu menjadi lebih menyenangkan karena Kamu lebih cepat beradaptasi dengan mata kuliah yang diambil. Bagi mahasiswa S2, mengambil jurusan yang linear dengan jurusan saat S1 akan sangat membantu. Ini mempermudah Kamu mempelajari materi kuliah yang kemungkinan besar dasar ilmunya sudah Kamu pelajari saat kuliah S1.

Kesehatan jasmani juga penting bagi para mahasiswa. Jagalah kesehatan baik-baik sedari di Indonesia. Seimbangkan kegiatan belajarmu dengan olahraga atau refreshing dengan frekuensi yang pas. Persiapan mental juga termasuk. Ini bagian paling penting. Mental yang kuat akan membuat kita bisa bertahan dan sukses hidup di luar negeri. Perilaku sering mengeluh dan mudah menyerah tidak akan membawa kita kemana-mana. Biasanya masa-masa paling sulit adalah 3 bulan pertama, saat penyesuaian diri. Setelah itu, mahasiswa akan menikmati tinggal dan kuliah di luar negeri.

 

Hal-Hal yang Akan Dibutuhkan:

Kamu ingin mencoba kuliah ke luar negeri? Maka kamu perlu menguasai bahasa asing minimal bahasa Inggris. Menguasai dalam konteks ini harus dapat dibuktikan dengan sertifikasi. Ada standar-standar nilai yang dipatok oleh penyedia beasiswa dan perguruan tinggi tujuan, hal-hal tersebut adalah nilai IELTS, TOEFL dan tes sejenis.

Jika kamu memang benar-benar minat untuk mencoba kuliah luar negeri, berusahalah untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai bidang studi, prospek karir serta pemilihan negara dan universitas berdasarkan minat dan kemampuan. Berkenalanlah dengan konselor (biro konsultasi) atau mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang telah berkuliah di luar sana.

Aplikasi pendaftaran berupa dokumen yang berisi berkas-berkas penting. Berkas-berkas itu seperti formulir pendaftaran yang telah diisi, ijazah dan transkrip nilai, sertifikat kemampuan bahasa Inggris serta paspor. Berkas-berkas tadi adalah yang paling umum, siapkan berkas sesuai yang diminta oleh penyedia beasiswa kuliah luar negeri dan oleh perguruan tinggi tujuan. Tambahkan dokumen lain bila diperlukan, misalnya proposal penelitian, surat rekomendasi dan sebagainya.

Bagi kamu yang memang minat untuk berkualiah di luar negeri pasti sudah tidak asing dengan istilah Letter of Acceptance (LoA) alias Surat Tanda Penerimaan ini. LoA ini sangat penting karena beberapa beasiswa menjadikan ini sebagai syarat. Jenis LoA ada 2; conditional dan unconditional. Syarat beasiswa kebanyakan unconditional LoA, atau LoA tanpa syarat, yang menjadi indikasi bahwa semua berkas administrasi sudah selesai alias lengkap.

Sebelum bisa memulai kuliah luar negeri, kamu harus menyiapkan pembayaran biaya perkuliahan dan segala macamnya. Jika kamu mengikuti seleksi sebuah beasiswa dan dinyatakan lulus maka pengelola beasiswa akan menanggung semua pembiayaan, namun jika tidak kamu harus menyiapkan biaya kuliah sendiri. Biaya kuliah luar negeri ini tidak murah lho, jadi tidak direkomendasikan untuk nekad tanpa persiapan pembiayaan.

Untuk bisa berangkat ke luar negeri, paspor adalah barang yang mutlak diperlukan. Selain itu kamu juga harus mengurus visa pelajar sesuai dengan negara yang menjadi tujuan. Untuk mengurus visa kamu harus memiliki paspor terlebih dahulu serta persyaratan lainnya. Ngurusnya dimana? Biasanya sih di kantor Kedutaan Besar negara yang menjadi tujuan kuliah luar negeri kita.

Nah, sebelum berangkat kuliah ke luar negeri, bagi kamu penerima beasiswa, biasanya akan ada program yang bernama pre departure briefing yang berisi pengarahan dari konselor sebelum berangkat ke negara tujuan.

 

 

sumber: http://www.fadli.xyz; http://www.bbc.com; dan http://www.berkuliah.com

loading...
Share this :
loading...