//Menangis Saat Interupsi di MPR, Inilah Sosok Jimmy Demianus Ijie
Menangis Saat Interupsi di MPR, Inilah Sosok Jimmy Demianus Ijie

Menangis Saat Interupsi di MPR, Inilah Sosok Jimmy Demianus Ijie

Tangisan Jimmy Demianus Ijie pecah saat menyampaikan interupsi dalam sidang Paripurna MPR RI, Rabu (2/10/2019) lalu.

Jimmy Demianus Ijie anggota DPR RI dari Dapil Papua tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kondisi wilayah Papua saat ini.

Saat interupsi, Jimmy Demianus Ijie juga sempat memprotes jalannya rapat Paripurna yang bertele-tele untuk menentukan Pimpinan MPR.

Menurut, dinamika yang terjadi saat rapat hanya mempertontonkan hasrat berebut kekuasaan semata.

Hal itu, kata Jimmy Demianus Ijie, berbanding terbalik dengan kondisi masyarakat di Papua.

Jimmy Demianus Ijie menegaskan bahwa masyarakat Papua saat ini membutuhkan perhatian dari wakil rakyat.

Pria kelahiran 21 Maret 1968 ini merupakan putra Papua Barat pertama yang berhasil menjadi anggota DPR RI.

Dikutip dari situs KPU, kpu.go.id, pada Pemilu 2019, Jimmy Demianus Ijie lolos sebagai anggota DPR 2019-2024 dari Daerah Pemilihan Papua Barat dengan perolehan suara 66.555.

Jimmy Demianus Ijie merupakan satu-satunya wakil dari Papua Barat yang duduk di DPR.

Pada periode 2014-2019, Jimmy Demianus Ijie juga menjadi wakil rakyat dari Papua Barat.

Saat itu, ia duduk di Komisi I DPR. Sebelum terjun ke dunia politik, Jimmy Demianus Ijie pernah menjabat sebagai Sekretaris Komite Pemuda Pro Hak-hak Rakyat Papua (KP2HARAP) pada akhir tahun 1990-an.

Pemberitaan Harian Kompas, 8 Agustus 1998, menyebutkan, Jimmy Demianus Ijie juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Irian Jaya Crisis Center yang sempat memperjuangkan Pemekaran Provinsi Iran Jaya Barat (Papua Barat saat ini).

Setelah terjun ke dunia politik, Jimmy pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Irian Jaya Barat periode 2004-2009 melalui partai PDI-P.

Pada periode selanjutnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Papua Barat.

Pada periode ini juga, Jimmy Demianus Ijie dipilih menjadi Ketua DPD PDI-P Papua Barat.

Pada 2014, Jimmy Demianus Ijie terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2014-2019.

Namun, karena kasus dugaan korupsi yang menjeratnya, Jimmy Demianus Ijiee gagal dilantik pada 2014 bersama empat anggota lainnya.

Harian Kompas, 1 Oktober 2014, memberitakan, Jimmy Demianus Ijie saat itu berstatus sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi dana pinjaman dari PT Padoma sebesar Rp 22 miliar.

Setelah mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA) pada tahun 2016, MA memutuskan bahwa Jimmy Demianus Ijie tidak bersalah.

Jimmy Demianus Ijie pun akhirnya dilantik sebagai Anggota DPR RI pada tahun 2017 berdasarkan Surat Keputusan Presiden nomor 80/P2017.

Jimmy Demianus Ijie awalnya bertugas di Komisi II bidang kepemiluan, otonomi daerah, dan reforma agraria.

Pada Januari 2018, terjadi mutasi internal partai dan Jimmy Demianus Ijie berpindah tugas ke Komisi I yang membidangi intelijen, luar negeri dan pertahanan.

Berikut ini interupsi lengkap dari Jimmy Demianus Ijie :

“Pimpinan, pimpinan, Jimmy Papua Barat. Terima kasih pimpinan.

Saya melihat kita ini sedang diperlihatkan sandiwara yang tidak lucu.

Hanya berebut soal kursi kekuasaan di lembaga ini dan tidak memperlihatkan sense of crisis Kita ada persoalan kemanusiaan yang luar biasa terjadi di Papua

Jimmy Demianus Ijie kemudian menangis sesenggukan.

Kita itu jadikan lembaga ini yang perhatian dengan masalah bangsa.

Kita hanya berebut kekuasaan semata.

Sementara orang di Papua membutuhkan kehadiran lembaga negara untuk menyelesaikan masalah mereka.

Kasihan pengungsi-pengungsi itu tidak ada perhatian dari kita

Kami orang papua tidak pernah bermusuhan dengan saudara kami

Ulah kalian di Jakarta semua ini terjadi.

Kerakusan kekuasaan yang luar biasa, kalian jadikan rakyat di daerah menjadi korban adu domba.

Oleh karena itu percepat saja pemilihan pimpinan MPR biar kita lihat MPR mau bikin apa buat menyelesaikan masalah daerah itu

Tidak usah tersandera oleh kelompok yang belum ada wakil, siapa suruh lama-lama bermain, percepat saja supaya cepat selesai ini pimpinan MPR, kami butuh MPR hadir di papua selesaikan masalah papua, itu lebih penting.

Itu yang suara kami papua pimpinan, kami berharap seluruh anggota MPR ini kita sumbang menyumbang untuk membantu pengungsi di papua.

Setuju? Harus disetujui, kalau tidak mau keluar kantong kamu bukan negarawan penipu semua,” tutup Jimmy Demianus Ijie.

Sumber: www.kompas.com

loading...
Share this :
loading...
[NUMBER OF ADS IN RESPONSE] <![CDATA[ad title]]> bid in $US