//Lakukan Hal-hal Ini Agar Kamu Lolos Bidikmisi 2017 !

Lakukan Hal-hal Ini Agar Kamu Lolos Bidikmisi 2017 !

Beasiswa BidikMisi merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang kurang mampu namun memiliki prestasi ini. Sebagai catatan, untuk kamu yang merasa mampu, maka janganlah coba-coba untuk memanipulasi data, karena jika kamu ketahuan, maka kamu bisa kena DO lho, jadi hanya mereka yang sesuai kriteria lah yang pantas untuk mendapatkannya. Dan bagi kamu yang memang sesuai dengan kriteria yang di syaratakan oleh panitia BidikMisi 2017, maka kamu bisa melakukan beberapa hal berikut untuk meningkatkan peluang kelolosan kamu mendapatkan beasiswa Bidikmisi :

1. Memenuhi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pastikan kamu memenuhi kriteria utama, yakni kurang mampu dan berprestasi. Di semua jalur seleksi bidikmisi mengharuskan pendaftarnya untuk melengkapi borang di web beranda bidikmisi(kecuali bidikmisi pengganti on going). Nah di sana ada borang khusus untuk informasi ekonomi dan prestasi. Dalam pengisian ini, jangan pernah memanipulasi apapun. Contohnya ketika diminta mengupload foto rumah bagian depan, ada yang mengupload foto rumah bagian belakangnya sebagai foto rumah bagian depan. Jika seandainya tim survey benar-benar memeriksa dan datang ke rumahmu, maka habislah.

Contoh lain, ketika diminta untuk mengupload data prestasi non akademiknya, tidak menutup kemungkinan ada yang mengirimkan piagam yang bukan miliknya, ini juga sangat tidak sesuai dengan peraturan yang ada dan merupakan tindak pemalsuan. Kamu bisa apply beasiswa ini ketika kamu masuk dalam kuota sekolah yang direkomendasikan.

2. Persiapkan berkas selengkap mungkin

 Ada beberapa berkas yang harus kamu persiapakan ketika kamu ingin mendaftar beasiswa Bidikmisi, pastikan dan cek kelengkapan semua berkas-berkas yang akan kamu ajukan. Beberapa berkas yang harus kamu lengkapi Pas Foto, Kartu Indonesia Pintar, BSM, Surat Keterangan tidak mampu, tagihan rekening listrik, tagihan rekening air, sertifikat kegiatan, foto rumah, foto keluarga, tagihan Pajak Bumi Bangunan dan item lainnya. Pastikan semuanya lengkap dan jangan lupa diarsipkan. Karena setelah pengumuman bidikmisi, beberapa universitas meminta hardfile-nya bagi yang lolos.

3. Masukan data formulir dengan benar

Ketika mengisi borang/formulir isilah dengan seksama, jangan sampai ada yang terlupakan. Setelah diisi, pastikan dicek kembali sebelum disubmit. Setelah semua fiks, cetak Data diri pendaftar dan kartu pendaftaran bidikmisi. Penulis pernah mendapati calon mahasiswa yang lolos jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, dia bilang kalau dia lolos bidikmisi, tapi setelah mengecek namanya di bagian administrasi ternyata tidak ada.

Mahasiswa tersebut menunjukkan kartu pendaftaran bidikmisinya kepada penulis, dan juga print out Data Diri Pendaftar Bidikmisinya. Setelah penulis cek kembali, ternyata ada kesalahan di pemilihan pekerjaan ibu. Pekerjaan ibunya hanya mengurusi rumah tangga, sementara di data diri yaitu TNI/ABRI. Calon mahasiswa ini merasa kecewa karena tidak lolos bidikmisi, meskipun lolos SNMPTN. Intinya harus jeli dan jangan terburu-buru saat mengisi formulir

4. Pilih Jalur Masuk yang tepat

Jalur masuk perguruan tinggi untuk mendapatkan beasiswa bidikmisi pada umumnya ada 3, yaitu SNMPTN, SBMPTN dan SMMPTN(Jalur Lokal) namun ada pula beberapa perguruan tinggi yang menerima mahasiswa bidikmisi melalui bidikmisi tambahan. Berikut penjelasannya:

    1. SNMPTN merupakan jalur masuk Perguruan Tinggi tanpa tes secara nasional. Hanya melalui tahap penyeleksian berkas.
    2. SBMPTN merupakan jalur masuk perguruan tinggi melalui tes tertulis secara nasional dan juga praktek untuk beberapa jurusan tertentu.
    3. SMMPTN adalah jalur masuk perguruan tinggi melaui tes tertulis dan juga praktek secara local.
    4. Tambahan adalah jalur seleksi yang dibuka untuk mahasiswa semester awal yang belum beruntung di ketiga jalur seleksi diatas.

5. Pilih Jurusan yang tepat

Saat memilih jurusan, kamu harus lihat background kamu. Kalau kamu dari jurusan IPS atau setara dengan IPS, kamu sebaiknya pilih jurusan yang tidak jauh dari bidangmu yaitu jurusan Soshum. Kamu juga sebaiknya memilih jurusan Saintek jika kamu berasal dari jurusan IPA. Sekedar info nih, di tahap seleksi ada 3 pilihan jurusan yaitu IPA,IPS dan IPC. Pada jurusan IPA, kamu hanya bisa memilih jurusan Saintek saja, pada jurusan IPS juga kamu hanya bisa memilih jurusan soshum dan pada jurusan IPC kamu bisa pilih semua jurusan yang kamu suka.

Satu keunggulan buat kamu anak IPA, peluang kamu lolos ketika ambil IPC akan bagus, terlebih lagi jika pilihanmu jatuh di soshum. Dalam memilih Jurusan , usahakan kamu memilih jurusan lain yang juga kamu sukai yang menjadi cadangan. Perlu kamu ketahui, nilai mata pelajaran yang berkaitan dengan jurusan yang kamu pilih sangat berpengaruh dan juga kegiatan ekstrakurikuler dan perlombaan yang relevan.

6. Belajar Dengan Sungguh-sungguh

Bagaimanapun, menghadapi seleksi masuk peguruan tinggi seperti SNMPTN, SBMPTN, maupun Seleksi Mandiri, jika kamu ingin lolos, ya tidak ada cara lain selain blajar dengan baik agar kamu bisa mengerjakan segala soal-soal yang akan kamu hadapi ketika test nanti.

Rajin-rajinlah untuk bertanya dan mencari apa-apa saja yang harus kamu pelajari dan setelah itu belajar setiap hari dengan rutin akan memperbesar kemampuan dan kemungkinan kelolosan kamu.

7. Minta Doa dan Restu Orang tua

Minta restu orang tua kamu agar apa yang kamu lakukan lancar. Restu Tuhan adalah restu mereka. Terutama ibu kita. Tentunya bukan hanya mereka yang berdoa, kamu juga harus rajin-rajin berdo’a dan belajar.

Referensi : anakuntad.com

 

loading...
Share this :
loading...