//Kenapa Kamu Harus Bisa Berkata ‘Tidak’

Kenapa Kamu Harus Bisa Berkata ‘Tidak’

Kita pasti sering menemui keadaan dimana ada orang lain yang mengajak atau menawarkan sesuatu pada kita. Sebenarnya, apa yang ada dalam hati kita, adalah tidak menginginkan hal tersebut. Namun, justru apa yang kita lakukan adalah berkata ‘ya’ atas ajakan atau tawaran orang tersebut, hanya karena rasa tidak enak kita pada nya. Lalu, kenapa kamu harus bisa berkata ‘tidak’ ?

Memang tidak salah, berkata ‘ya’, itu begitu positif, apalagi untuk kegiatan-kegiatan yang positif juga. Seperti ajakan berolahraga, ajakan jalan-jalan dan refreshing atau ajakan keluar untuk untuk kumpul dengan teman-teman lama. Hal baik memang akan baik juga untuk dilakukan.

Namun, kita memilik batas. Tidak semua ajakan-ajakan baik, tawaran-tawaran baik, akan menjadi baik untuk pula. Ya, ketika kamu melakukannya tapi sebenarnya kamu tidak ingin melakukan hal tersebut, maka semua akan hambar dan yang ada hanya akan membebani diri kamu jika kamu terus menerus melakukan apa yang enggak kamu inginkan.

Sekali lagi, kamu memiliki batas, jangan selalu memaksakan untuk mementingkan orang lain dan senantiasa berkata ‘ya’ hanya karena kamu takut gara-gara kamu berkata ‘tidak’ orang tersebut akan marah dan meninggalkan kamu.

Memang wajar, setiap manusia pasti akan memiliki rasa takut akan kemarahan dan ditinggal orang lain. Namun, kembali kamu harus ingat, bahwa kamu lahir ke dunia ini sebagai pribadi yang juga punya jiwa dan raga yang harus kamu hargai, kamu tidak bisa terus menerus untuk berusaha menyenangkan orang lain tanpa memikirkan diri kamu sendiri.

“People think focus means saying yes to the thing you’ve got to focus on. But that’s not what it means at all. It means saying no to the hundred other good ideas that there are. You have to pick carefully. I’m actually as proud of the things we haven’t done as the things I have done. Innovation is saying no to 1,000 things.” – Steve Jobs

Ada beberapa hal yang bisa kamu praktekan untuk menghargai diri kamu dan bisa berkata ‘tidak’ untuk hal-hal yang memang ‘tidak’ kamu inginkan, inilah beberapa hal tersebut :

1. Katakan ‘Tidak’ dengan Jujur

Jujurlah, jika kamu memang tidak bisa katakan saja tidak bisa. Dan kamu juga harus jujur dengan alasan yang kamu berikan, jangan mengada-ada dengan alasan kamu, karena orang lain juga akan tahu mana yang benar dan mana yang tidak. Jika kamu benar berkata jujur tentu saja tidak ada alasan juga untuk teman, atau siapapun untuk tidak mengerti.

2. Berhenti memikirkan apa yang orang lain fikirkan tentang kamu

Kita hanyalah terjebak dalam ke khawatiran kita saja, sejatinya justru apa yang orang lain fikirkan itu tidak akan separah apa yang kita fikirkan. Yang orang lain fikirkan tentang kamu, tentang penolakan kamu pun tidak akan selamanya mereka berfikir begitu. Justru kamu menjadi sosok yang kuat dan memperlihatkan bahwa kamu bukanlah orang yang gampangan dan tidak punya pendirian.

3. Berhenti untuk berusaha membahagiakan semua orang 

Selamanya kamu tidak akan pernah bisa membahagiakan semua orang, yang jelas kamu harus melakukan apa yang kamu inginkan, apa yang kamu yakini, dan apa yang membahagiakan kamu. Setiap keputusan yang kamu ambil, ambilah dengan penuh kepercayaan diri, pasti akan ada orang yang bahagia dengan itu, dan akan ada orang yang tidak senang juga dengan itu. Namanya juga manusia, beda kepala, beda juga isi kepalanya, ya just do it aja.

4. Belajarlah untuk mengutarakan pendapat

Ya, katakan. Katakan apa yang ingin kamu katakan. Katakan apa yang ada dalam fikiran kamu. Jangan takut akan penolakan orang lain tentang ide-ide dan pendapat kamu. Setidaknya, kamu akan tetap di perhitungkan ketika kamu berbicara. Mereka akan mengerti siapa kamu sebenarnya, dan tentu saja tidak akan menawarkan apa yang tidak kamu suka untuk kemudian hari nya, ya karena karakter kamu terlihat dari pendapat-pendapat kamu. So. speak up !

5. Jangan takut di kucilkan

Beranilah untuk melakukan apa yang kamu inginkan, bahkan jika hal itu berbeda dengan yang orang lain di kelempok kamu . Jangan takut di kucilkan. Pun, jika kamu di kucilkan, itu tidak akan terjadi dalam setiap bidang dalam hidup kamu dan hanya bersifat sementara. Pengucilan juga bentuk keputus-asaan mereka yang tidak bisa berani mengambil jalan seperti jalan yang kamu ambil.

Cara-cara berkata “tidak” yang sebainya kamu lakukan :

1. Katakanlah secepatnya

Jangan pernah mengulur waktu untuk memberikan jawaban ya atau tidak, karena sebenarnya kamu sudah bisa merasakan kamu ingin atau tidaknya. Hanya saja, banyak yang karena tidak enak untuk berkata tidak, maka ia mengulur waktu dan berharap temannya melupakan permintaan itu. Jangan mengulur waktu, sebaiknya putuskan secepatnya dan beri kepastian ya atau tidaknya.

2. Jelaskan alasannya

Jika kamu telah berkat tidak. Maka jelaskan pula alasannya dengan sejujurnya, dan dengan cara kamu sendiri, sesuai dengan seperti apa hubungan kamu dengan orang tersebut.

3. Katakan maaf dan usulkan sesuatu

Jangan lupa katakan maaf dan usulkan sesuatu yang lain seperti, “bagaimana kalau….jikalau begitu sepertinya saya bisa dan juga akan….dan…”.

 

 

Image Source : Henry Burrows | Flickr

(MSA)

loading...
Share this :
loading...