//Ganda Putra Indonesia Raih Juara Dunia 2019

Ganda Putra Indonesia Raih Juara Dunia 2019

Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan telah meraih gelar juara dunia bulutangkis 2019.

Pada final yang digelar di Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019) malam WIB, Ahsan/Hendra mengalahkan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dengan skor 25-23, 9-21, dan 21-15. Pertarungan itu dimainkan paling akhir dalam final order of play, yang dimulai pukul 17.00 WIB

Muhammad Ahsan

Setibanya di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Ahsan langsung meluapkan kerinduannya pada istri, Christine Novitania dan kedua anaknya Chayra Maritza Ahsan serta King Arshaka Ahsan. Anak perempuannya, Chayra, langsung memberikan bingkisan berwarna cokelat yang di dalamnya terdapat kotak hadiah.

Setelah dibuka, isinya ternyata sebuah kunci mobil. Ahsan pun sontak mencium anak perempuannya itu seraya tersenyum malu lantaran kaget dengan isi kado yang diberikan.

“Iya itu kadonya mobil yang dia suka sudah lama. Dia kan ulang tahun tanggal 7 [September], maunya dikasih surprise pas hari itu. Mobil gede [MPV] buat keluarga tapi ya sudah sekarang saja sekalian,” kata Christine

Mobil baru yang menjadi kado buat Ahsan langsung dibawa untuk menjemput sang juara pulang dari bandara ke rumahnya di kawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang.

Ditemui terpisah, Ahsan sambil malu-malu mengucap syukur atas hadiah pemberian anak dan istrinya itu. “Alhamdulillah semoga kadonya berkah. Ya, sudah lama lihat-lihat mobil itu memang,” ucap Ahsan.

Hendra Setiawan

Ini merupakan yang ketujuh bagi Hendra/Ahsan di sepanjang tahun ini. Ganda putra nomor dua dunia itu mengincar emas ketiganya di Kejuaraan Dunia Bulutangkis setelah pernah memenanginya dua kali di 2013 dan 2015.

Gelar ini menjadi kado manis bagi Hendra yang berulang tahun ke-35 pada hari ini. Tentu ini menjadi gelar yang spesial bagi Hendra yang sudah berusia di atas kepala tiga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada suporter yang mendukung baik di sini maupun di Tanah Air,” kata Hendra seusai pertandingan.

Bagi Hendra Setiawan, ini merupakan gelar yang keempat. Hendra menggenggam medali emas Kejuaraan Dunia BWF pada 2007 saat berpasangan dengan Markis Kido. Kemudian pada 2013 dan 2015 bersama Mohammad Ahsan.

Istri Hendra, Sandra Arief, menitipkan doa khusus kepada sang suami.

“Ya, pastinya tadi malam seneng banget (lihat Hendra) bisa menang karena pas menjelang ulang tahunnya. Kemarin usai main (semifinal) dia telepon. Saya ucapkan (selamat ulang tahun) duluan. Di sini kan sudah lewat pukul 00.00 WIB tapi di Swiss belum,” kata Sandra, Minggu (25/8).

Atlet kelahiran Pemalang, Jateng itu, menyamai rekor Liliyana Natshir yang meraih empat gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis.

“Harapan saya hari ini Hendra (bersama Ahsan) bisa menang lagi. Karena saya belum siapkan kado ulang tahun, jadi saya minta tolong ke dia (Hendra) untuk cari kado sendiri medali emas,” ujar dia kemudian tertawa.

“Saya lebih ke pasrah saja sih hari ini. Intinya sudah sampai final ini saya sudah bersyukur. Sudah usia 35 tahun masih bisa masuk final, tapi ya kalo kata Hendra, sudah final ini yang penting adu mental saja. Enggak penting ranking jauh dan head to head,” ujar Sandra.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bukan satu-satunya pasangan Indonesia yang naik podium di Basel. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto meraih perunggu setelah tersisih di semifinal.

Hasil Lengkap Kejuaraan Dunia 2019

Tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi, berhasil mengalahkan Pusarla Sindhu pada Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Minggu (21/7). Akane menang 21-16 dan 21-18 dari Pusarla.

Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara Vs Yuki Fukushima/Sayaka Hirota 21-11, 20-22, 23-21

Pusarla V. Sindhu Vs Nozomi Okuhara 21-7, 21-7

Kento Momota Vs Anders Antonsen 21-9, 21-3

Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong Vs Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 21-8, 21-12

loading...
Share this :
loading...