//Bantu Korban Bencana, Mahasiswa UNUD Galang Dana !

Bantu Korban Bencana, Mahasiswa UNUD Galang Dana !

Melalui Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana melaksanakan Aksi Penggalian Dana untuk Bencana di Bali. Seperti di lansir dari unud.ac.id, kegiatan ini berlangsung pada 14 Februari 2017 bertempat di pereempatan Marlboro, Teuku  Umar Barat, Denpasar. Donasi dikumpulkan dari tanggal 14 – 17 Februari 2017 di Gedung B FISIP Universitas Udayana.

Selain melakukan penggalian dana di lingkungan kampus yang terletak di jalan sudirman. Mensosialisasikan ke teman – teman mahasiswa bahwa kita juga membuka donation box di sekitaran kampus. Donasi bisa berupa uang atau pakaian layak pakai.

Adapun tujuan dari pelaksanaan aksi penggalian dana ini yakni berbagi kasih sayang dan membantu meringankan beban bagi saudara-saudara yang tertimpa musibah bencana alam di beberapa wilayah di Kabupaten Bangli dan Buleleng.

“Nanti hasil dari charity ini akan ditujukan kepada saudara-saudara kita yang paling membutuhkan setelah tertimpa bencana alam seperti tanah longsor dan banjir di daerah songan dan sekitarnya.” Ungkap Faiz Risqon Maulana selaku Ketua dari Aksi Penggalian Dana FISIP.

Mahasiswa yang berada di areal Marlboro ini mengumpulkan dana berupa uang dari pengguna jalan untuk di donasikan ke korban bencana alam. Aksi ini pun bernilai positif karena dapat memunculkan sikap tenggang rasa kepada para mahasiswa maupun masyarakat terhadap warga sesama akibat Bencana Alam.

Sebelumnya bencana tanah longsor di Provinsi Bali pada Kamis dan Jumat, 9-10 Februari 2017 terjadi di beberapa titik antara lain Kabupaten Bangli, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung dan Kabupaten Buleleng.

 Dampak terparah bencana tanah longsor berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Selain menelan korban jiwa, longsor juga mengakibatkan lima rumah rusak berat, 11 kendaraan warga tertimbun tanah dan akses jalan terputus.
Kini warga masih bertahan di titik pengungsian di Dusun Brantas, Desan Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Jumlah pengungsi mencapai ratusan jiwa.
loading...
Share this :
loading...