//7 Fakta Menarik Tentang Taman Nasional Ujung Kulon

7 Fakta Menarik Tentang Taman Nasional Ujung Kulon

Ujung Kulon merupakan Taman Nasional di barat pulau Jawa dan menjadi salah satu Taman Nasional kebanggaan Indonesia dengan keberanekaragaman hewan dan tumbuhan yang ada di dalamnya.

Sebagai warga Indonesia, akan sangat baik jika kamu mengetahui apa saja fakta-fakta menarik tentang Taman Nasional Ujung Kulon yang menjadi kebanggaan kita bersama ini.

Berikut 7 Fakta menarik tentang Taman Nasional Ujung Kulon, Versi kampuscenter.com :

1. Taman Nasional pertama di Indonesia

Taman Nasional Ujung kulon ini tepat berusia 25 tahun pada 26 Februari ini dan menjadi Taman Nasional pertama dan tertua di Indonesia. Taman Nasional Ujung Kulon di resmikan pada tahun 1991.

2. Merupakan daerah bekas Tsunami Krakatau

Pada tahun 1883, di daerah Taman Nasional Ujung Kulon ini merupakan daerah yang juga memiliki banyak pemukiman penduduk hingga pada tahun tersebut gelombang tsunami sekitar 15 meterlah yang meluluh-lantahkan pemukiman warga juga hewan dan tumbuhan di daerah tersebut, tapi beberapa tahun kedepannya daerah tersebut menjadi sangat subur dan hutan lebat tumbuh di daerah itu hingga sampai sekarang.

3. Pertama kali ditemukan Ilmuwan Jerman

Kawasan Ujung Kulon ini sebenarnya pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli Botani Jerman bernama F. Junghun pada Tahun 1846, saat itu ia berkespedisi ke indonesia untuk mengumpulkan tumbuhan tropis. Pada masa itu kekayaan flora dan fauna Ujung Kulon sudah mulai dikenal oleh para peneliti. Bahkan perjalanan ke Ujung Kulon ini sempat masuk di dalam jurnal ilimiah beberapa tahun kemudian.

4. Rumah Terakhir Badak Jawa

Badak Jawa merupakan hewan yang amat sangat hampir punah, populasinya pun saat ini hanya sekitar 50-60 ekor. Taman Nasional inilah merupakan tempat satu-satunya yang menjadi habitat alami dan memungkinkan badak jenis ini untuk berkembang biak secara alami.

5. Di kelilingi pulau-pulau cantik

Ujung kulon ini di kelilingin oleh 3 pulau cantik yang bisa menjadi tempat konservasi juga pariwisata nasional. 3 Pulau tercebut ialah Pulau Peucang, Pulau Handeleum, dan Pulau Panaitan.

6. Hutan dengan fauna yang sangat lengkap

Bukan hanya sebagai hutan hujan tropis, Taman Nasional Ujung Kulon juga memiliki tumbuhan-tumbuhan hutan pantai, hutan rawa air tawar, hutan mangrove dan padang rumput. Formasi hutan yang cukup lengkap ini mengandung keragaman plasma nutfah serta spesies tumbuhan berguna dan langka yang sangat tinggi

7. Di akui UNESCO

Bahkan Komisi Warisan Dunia UNESCO menetapkan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai Natural World Heritage Site (Situs Warisan Alam Dunia) dengan Surat Keputusan Nomor: SC/Eco/5867.2.409 sejak tangggal Tanggal 1 Februari 1992 lalu.

 

loading...
Share this :
loading...