//3 Faktor Ini Salah Satunya Bisa Jadi Alasan Kenapa Kamu Tidak Lolos SNMPTN 2017

3 Faktor Ini Salah Satunya Bisa Jadi Alasan Kenapa Kamu Tidak Lolos SNMPTN 2017

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 telah diumumkan hasilnya di tanggal 26 April kemarin. Dari 800 ribu pendaftar, hanya sekitar 100 ribu yang masuk di terima di PTN seluruh Indonesia, sedangkan 700 ribu-nya lagi harus gigit jari dan mencoba peruntungan melalui jalur lainnya.

Tentu saja jumlah yang sangat banyak, dan lebih banyak yang gagal daripada yang berhasil. Untuk kamu yang berhasil lolos, selamat, dan bagi kamu yang belum lolos, saatnya kamu berjuang lebih keras untuk menunjukan seberapa besar kapasitas kamu masuk PTN.

Lalu, faktor apa saja yang biasanya bikin seseorang gagal lulus SNMPTN ? Berikut 4 faktor yang penyebab gagal lulus SNMPTN 2017.

Nilai Rapot

Seperti yang sudah banyak diketahui bahwa proses seleksi calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) enggak mempunyai standar penilaian khusus, kecuali satu: nilai raport. Jadi kunci untuk meluluskan peserta masuk di jalur undangan ini adalah nilai raport selama masa SMA. Jika nilai rapornya jelek, makan universitas terkait pun enggak akan menerima kita. Nilai yang jadi pengukuran untuk SNMPTN memang hanya nilai raport saja, nilai UN tidak berpengaruh pada SNMPTN karena proses seleksinya selesai sebelum pengumuman UN.

Mungkin kamu masuk 10 besar berturut-turut selama di kelas, namun yang perlu disadari adalah nilai raport itu persaingannya masih dalam ruang lingkup kelas kamu. Saat sekolah menyetorkan nlai siswa ke panitia seleksi, maka nilai raport kamu pun bersaing dengan nilai raport dari kelas-kelas dan sekolah lain di seluruh Indonesia. Bisa jadi ternyata nili rapot kamu bagus di kelas atau sekolah kita tapi enggak kalau dibandingkan dengan peserta lain dari seluruh Indonesia.

Jurusan Pilihan favorit

Perlu diketahui, kuota SNMPTN tahun ini adalah 40 persen dari total penerimaan mahasiswa baru (Maba). Laporan untuk yang diterima UI pada tahun ini mencapai 5000 maba. Nah, dari jumlah itu, pilihan program studi yang ditentukan calon maba masih memfavoritkan jurusan seperti kedokteran, komunikasi, hubungan internasional dan sastra Inggris.

Nah, salah satu faktor yang paling banyak bikin calon mahasiswa gagal lulus SNMPTN adalah karena dia memilih jurusan yang terlalu favorit. Hal itu memang enggak dilarang sih, tapi akan lebih baik kalau nilai rapot kita enggak sangat istimewa, mungkin kita pilih jurusan yang saingannya enggak terlalu berat, alias enggak terlalu favorit.

Lagi pula, biasanya kampus tujuan punya prodi/jurusan baru dari pemetaran yang sudah berdasarkan pada kebutuhan 4 atau 5 tahun mendatang. Jadi, kalau mau jeli, dalam memilih jurusan, jangan cuma utamakan minat tapi juga ketersediaan dan kebutuhan. Biar punya peluang namun tepat sasaran!

Pengisian Data

Sempat dengar adanya kabar 300 sekolah belum mendaftar Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dalam mengikuti proses SNMPTN 2016? Padahal tata cara ini harus benar-benar diikuti, biar data siswa dapat masuk dengan benar dan terverifkasi.

Bukan cuma sekolah, siswa pendaftar SNMPTN 2016 juga harus ikut aktif dalam proses pendaftarannya. Pasalnya, siswa harus terlibat mengamankan nomor induk siswa nasional, serta password untuk bisa masuk da menyimpan data pendftaran yang sama dengan data dalam sistem di tim penyeleksi.

Kalau enggak sama, akibat kurang teliti dalam pengisian data, maka bisa saja panitia tidak meluluskannya. Panitia dalam beberapa waktu lalu sempat memberi tambahan waktu untuk verifikasi data. Mungkin teman-teman yang nggak lulus SNMPTN tahun ini lupa mengecek ulang.

Hemm, apapun penyebabnya, cukup dijadikan alasan untuk kita menjadi lebih baik kedepannya lagi.

loading...
Share this :
loading...