//Rahasia Raih IPK 4,00 ala Wisudawan UI

Rahasia Raih IPK 4,00 ala Wisudawan UI

Valdi Rachman. Salah satu wisudawan dari Universitas Indonesia (UI) ini memperoleh IPK 4,00. Pastinya tak mudah untuk meraih keberhasilan cemerlang itu, terlebih dirinya menjalani perkuliahan di perguruan tinggi negeri bergengsi di Indonesia.

Karena kesuksesannya di bidang akademis itu, Valdi membagi rahasia suksesnya meraih IPK sempurna. “Yang pertama adalah mencintai bidang ilmu. Kedua membuat target, dan terakhir melakukan yang terbaik di setiap waktu,” kata Valdi seperti dilansir dari laman UI, Kamis (31/8/2017).

Untuk tips kedua, Valdi menggunakan taktik sendiri. Ia mengaku selalu menuliskan target pencapaian yang diinginkan itu di atas kertas. Menurut dia, dengan menulis target itu, dapat menggiringnya untuk semangat mencapai tujuan tersebut.

Selain ketiga hal itu, rahasia suksesnya itu adalah mengatur waktu sebaik-baiknya. Valdi mengaku dirinya terbiasa memeriksa kembali jawaban ujian sebelum dikumpulkan saat usai mengerjakan soal-soal itu sebelum waktunya.

Selain itu, agar efektif, ia terbiasa mempergunakan waktu di kelas dengan sebaik-baiknya. Ia juga tidak menunda-nunda pekerjaan apapun, agar bisa langsung mengerjakan urusan-urusan yang lain.

Manajemen waktu inilah yang membawa Valdi tak hanya menggeluti akademis saja, tetapi juga mengikuti kegiatan-kegiatan non-akademik agar seimbang. Misalnya, mengikuti magang, organisasi, hingga pertukaran pelajar di kampus.

Menyplungem ke organisasi juga tak main-main dilakukan Valdi. Dirinya tercatat pernah menjadi Ketua Generasi Baru Indonesia, sebuah komunitas penerima beasiswa Bank Indonesia.

Bukan itu saja, Valdi juga sempat menjadi anggota tim musik Jakarta Movement of Inspiration, magang di Microsoft, hingga melakukan pertukaran pelajar ke National Univesity of Singapore (NUS).

Mahasiswa yang bercita-cita menjembatani riset akademis dan industri tersebut mengatakan, ada tiga hal yang dapat dilakukan mahasiswa bila ingin mengikuti jejaknya.

Have a growth mindset, be respectful, dan be humble. Jangan menutup pikiran untuk mendapat ilmu baru, hargai keberagaman dan pendapat orang lain, dan jangan terlena atas setiap pencapaian,” tandasnya.

Sumber: okezone.com

loading...
Share this :